Pages

Selasa, 28 Agustus 2012

Benih Beku Berusia 32.000 Tahun Berbunga Lagi


TEMPO.COJakarta - Sekitar 32 ribu tahun silam, tupai mengubur buah dari tanaman berbunga putih, jauh di kawasan tundra beku di timur laut Siberia. Tanaman itu termasuk dalam spesies tanaman berbunga Silene stenophylladan kategori famili Caryophyllaceae.

Pada musim dingin di Eropa, tim ilmuwan Rusia mengklaim telah menemukan buah tersebut dan membawa jaringannya menjadi jaringan hidup. Tim Rusia ini menyatakan buah itu lebih tua daripada kurma Israel sebagai pemegang rekor benih tertua. Buah kurma yang berumur sekitar 30 ribu tahun tersebut merupakan pemegang rekor jaringan sehat tertua yang masih bisa hidup. 

Atas temuan ini, para peneliti mempelajari komposisi tanah kuno di tepi sungai Siberia. Lokasi ini merupakan tempat pertama kali mereka menemukan tanaman dan 70 liang tupai di zaman es pada 1995. Beberapa di antara liang tupai itu tersimpan 800 ribu biji dan buah-buahan. 

Tanaman beku itu pun menyimpan jaringan bagus yang terawetkan dari sebuah spesies berdaun Campion pipih. Para peneliti di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia baru-baru ini memutuskan mengembangkan sel tersebut untuk melihat apakah tanaman itu akan tumbuh. 

Ketua tim peneliti, Svetlana Yashina, mengkondisikan laboratorium sebagaimana kawasan di Siberia. Tim pengawas menemukan tunas di jaringan yang didinginkan itu. Hasilnya, sebanyak 36 tanaman berbunga dalam beberapa pekan.

Tim Yashina ini pun berupaya kembali menemukan liang dan biji yang lebih tua di kawasan tundra Siberia itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

sumbalinga

"Saya tidak takut pada orang yang berlatih sekali untuk 10.000 tendangan, tapi saya takut pada orang yang berlatih satu tendangan sebanyak 10.000 kali"
Bruce lee